Seri Anak Cerdas Indonesia : Horee! Aku Lolos

Setiap orang tua pasti ingin melihat buah hatinya tumbuh menjadi anak yang fisiknya sehat dan otak yang cerdas, begitupun dengan saya. Sebagai ibu muda yang masih belum berpengalaman, saya berusaha menggali informasi tentang tips-tips memiliki anak yang sehat dan juga cerdas dari berbagai sumber, baik buku, majalah, mapun internet. Itu semua menjadi bekal yang sangat berharga jika suatu saat Tuhan mempercayakan anugerah-Nya berupa kehamilan dan buah hati yang kelak akan hadir di tengah-tengah keluarga kecil kami.
Harus diakui, bahwa menjadikan anak cerdas tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, karena dibutuhkan kerja keras yang berkesinambungan sejak ia berada dalam kandungan hingga saatnya ia dilahirkan. Nah, seperti yang saya ketahui bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi kecerdasan anak, diantaranya adalah nutrisi, stimulasi, kasih sayang, dan juga lingkungan. Untuk itu, saya berusaha mempersiapkan semua agar kelak berhasil mendapatkan anak cerdas.
Tak lama setelah menikah, sayapun diberikan amanah tersebut. Segala macam cara saya lakukan sebagai ikhtiar untuk mendapatkan anakcerdas, misalnya dengan mengonsumsi makanan bergizi yang menunjang tumbuh kembangnya, melakukan kegiatan yang dapat menstimulasi otak janin, seperti : memperdengarkan musik klasik, membacakan cerita, mengajak janin berkomunikasi secara intens, mengaji, membaca, dan mengerjakan soal-soal matematika. Semua kegiatan tersebut tak lain bertujuan untuk merangsang otak janin agar kelak ia menjadi anak cerdas.


Setelah dia lahir ke dunia, saya berusaha fokus untuk mengikuti tumbuh kembangnya dan menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk mendukung kecerdasan otaknya, misalnya dengan memberikan makanan bergizi seimbang, mencurahkan kasih sayang, menstimulasi dengan aktivitas yang merangsang kecerdasan otaknya, seperti : kegiatan bermain (bermain puzzle, melipat, menyusun balok, menjumput), kegiatan seni (menyanyi, bermain musik, mendengarkan lagu), kegiatan olah raga (renang, bowling, bersepeda), kebersamaan yang menyenangkan (main tebak warna, tebak gambar, makan bersama, dan lain-lain). Selain itu, untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya, saya memberi Radit tambahan vitamin anak yang berguna untuk merangsang kecerdasannya. Awalnya saya cukup bingung memilih vitamin anak yang baik, namun berbekal informasi yang ada akhirnya saya berhasil menemukan Seven Seas Emulsion.  


Seven Seas merupakan vitamin anak yang mengandung Minyak ikan COD dimana ia merupakan sumber alami untuk mendapatkan Asam Lemak Omega 3 yang paling efektif karena mengandung DHA & EPA yang sangat baik untuk memaksimalkan perkembangan otak anak. Satu lagi alasan saya menjatuhkan pilihan pada Seven Seas adalah karena ia memiliki rasa jeruk yang sangat disukai Radit dan juga tanpa zat pewarna sehingga aman sekali dikonsumsi oleh anak.
Banyak sekali manfaat yang saya rasakan setelah Radit mengonsumsi vitamin Seven Seas, dia menjadi lebih sehat, aktif, nafsu makanannya baik, dan yang pasti kemampuan belajar dan konsentrasinya sangat bagus. Dengan konsentrasi dan daya tangkap yang bagus, saya bisa dengan mudah mengajarinya banyak hal. Berkat kecerdasan dan daya tangkap Radit yang maksimal, saya sering mendapatkan pujian dari guru TKnya.
Ada kejadian yang cukup berkesan ketika saya berbincang-bincang dengan guru TK Radit. Karena umur Radit belum matang untuk masuk sekolah SD, maka saya dan suami berencana menunda Radit masuk ke SD dengan cara meminta pada gurunya agar Radit diperbolehkan mengulang di TK B. Jawaban guru Radit di luar dugaan, dia meyakinkan pada saya bahwa Radit anak yang cerdas, jadi dia pasti siap masuk kelas 1 SD.
Sepertinya keputusan kami untuk menunda Radit masuk ke SD akan gagal total karena Radit sudah mendengar rencana kami dan dia protes, “Radit nggak mau kelas TK lagi, Radit mau naik kelas,” jawabnya ketus.
“Nak, kelas satu SD itu pelajarannya sulit, ibu takut nanti kamu bingung,” kata saya beralasan.
“Tapi Radit kan anak cerdas, Bu. Radit janji akan rajin belajar,“rengeknya.
“Ya sudah, tapi nanti Radit harus siap mengulang di TK lagi apabila tidak lolos tes masuk SD, “akhirnya saya memutuskan.
“Iya deh, tapi Radit akan rajin belajar biar lolos tes masuk kelas satu,” jawabnya enteng.
Dan, saat yang ditunggu-tunggu telah tiba. Hari itu, Radit menjalani tes seleksi di SD favoritnya. Dengan optimis, dia memasuki ruangan tempat tes. Sedangkan saya menunggu di luar ruangan dengan perasaan cemas dan gelisah. Sungguh di luar dugaan, Radit keluar dari ruangan dengan tenangnya dan ia langsung menghampiriku dengan senyumnya yang khas.
Sepanjang perjalanan, dengan antusiasnya Radit menceritakan pengalamannya menghadapi para guru yang mewawancarainya. Dia bilang, dia bisa menjawab pertanyaan guru-guru itu dengan lancar. Ah.. tapi saya masih sangat cemas sebelum mengetahui hasil pengumumannya.
Namun, keesokan harinya rasa cemas dan gelisah yang menghantui selama sehari semalam terasa hilang saat melihat hasil pengumuman calon siswa baru, dimana nama RADITYA SURYA terpampang dengan jelas sebagai calon siswa di SD tersebut. Melihat namanya tertera di papan pengumuman, Radit langsung bersorak kegirangan, “Horee… aku lolos! “
Dengan perasaan terharu, aku segera memeluk tubuh kecilnya dan menghadiahi sebuah ciuman yang sangat special karena dia berhasil membuatku bangga.


Loading...
Previous
Next Post »
loading...