Senyuman Muslimah, Indah Tapi Bisa Mengantarkan Ke Neraka

Senyumlah untuk semua orang…. tapi hatimu jangaaan..
Ahayyy… pasti ada yang kenal dengan syair lagu diatas. Yup, siapa sich yang tidak tahu betapa indah dan berharganya sebuah senyuman. Bahkan dari senyuman saja, kita bisa menjudge seorang tersebut baik atau buruk. Meskipun baik, namun Islam mengajarkan tentang adab-adab pergaulan antara lelaki dan perempuan. Hal itu bertujuan untuk menjaga keharmonisan dalam tatanan masyarakat muslim dan mencegah berbagai kerusakan yang timbul akibat fitnah wanita.
Wajah penuh senyuman merupakan akhlak Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Sebagaimana yang dikisahkan sahabat Jarir bin Abdillah Radhiallahu’anhu berikut :
 “Sejak aku masuk Islam, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam tidak pernah menghindari aku jika aku ingin bertemu dengannya, dan tidak pernah aku melihat beliau kecuali beliau tersenyum padaku” (HR. Bukhari, no.6089).
Bahkan, Rasulullah sendiri yang memerintahkan kepada umatnya untuk menjaga senyuman kepada sesama.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:“Senyummu terhadap wajah saudaramu adalah sedekah” (HR. Tirmidzi)

Lalu, bagaimana senyuman seorang wanita kepada Lelaki yang bukan muhrimnya?

Wanita merupakan fitnah terbesar bagi kaum lelaki. Hal itu sebagaimana  disebutkan dalam sebuah hadits.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Tidaklah aku tinggalkan fitnah (cobaan) yang paling berat bagi laki-laki selain cobaan wanita” (HR. Al Bukhari 5069, Muslim 2740)
Setiap wanita memiliki daya tarik tersendiri bagi kaum laki-laki, apalagi jika mereka tersenyum. Tak peduli bagaimanapun paras dan fisiknya, yang jelas wanita akan terlihat menarik di mata lelaki. Hal itu akan semakin bertambah menarik karena setan senantiasa menghasi pandangan lelaki terhadap wanita sehingga para lelaki akan mudah jatuh dalam godaan setan.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “wanita adalah aurat, jika ia keluar, setan akan menghiasinya” (HR. At Tirmidzi)

Jadi, bolehkan seorang wanita memberikan senyuman kepada lelaki lain?

Boleh, asalkan tidak dikhawatirkan menimbulkan fitnah. Namun, di jaman yang mulai dipenuhi dengan kerusakan dan fitnah ini, ada baiknya para muslimah tidak menganggap enteng syarat “aman dari fitnah” ini, karena dikhawatirkan senyumanmu yang indah justru mengantarkan kepada neraka. Kenapa demikian? Karena wanita memiliki kewajiban untuk menundukkan pandangan dan memelihara kemaluannya, terutama dari pandangan lelaki yang bukan mahram, sebagaimana dalam Firman Allah berikut :
Katakanlah (wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki yang beriman supaya mereka menyekat pandangan mereka (dari memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka sesungguhnya Allah Amat Mendalam PengetahuanNya tentang apa yang mereka kerjakan. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. (Qs. Nur 31)
Semoga Allah Jalla Jalaaluhu senantiasa memberikan pertolongan pada kita semua agar terhindar dari segala bentuk fitnah. Wallahul musta’an.

Loading...
Previous
Next Post »
loading...