Tips Membimbing Orang Yang Sedang Sakaratul Maut

Sakaratul maut merupakan satu kondisi yang menegangkan bagi semua orang, khususnya bagi keluarga tercinta. Sakaratul maut atau sekarat sendiri merupakan suatu kondisi dimana seseorang tengah menghadapi kematian. Karena sakaratul maut adalah suatu kepastian, maka sudah selayaknya kita memahami bagaimana menghadapi keluarga yang tegah sakaratul maut. Ketika mendapati orang sakaratul maut, dianjurkan bagi orang shaleh untuk mendampingi dan mengingatkan kepada Allah SWT.
Sakaratul maut sangatlah dahsyat, karena disitu seseorang akan mendapatkan godaan setan yang hendak melalikan manusia kepada Allah.
Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya syetan akan mendatangi kalian saat menjelang kematiannya. Ia menyeru: ‘Matilah sebagai seorang Yahudi, matilah sebagai seorang Nashrani.” (HR. Nasa’i). (Jangan remehkan senyum di wajah orang meninggal)

Sakitnya Sakaratul Maut

Sakit dan lelah, itulah yang akan dialami seseorang pada saat menghadapi sakaratul mautnya, karena itu sangat dianjurkan untuk berdoa agar diringankan sakaratul mautnya.
Sakitnya sakaratul maut dapat digambarkan melalui hadit berikut :
1.    “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi).
2.    “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR Bukhari).
3.    “Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”. (Ka’b al-Ahbar, sahabat Rasulullah saw)

Hal-hal yang disunnahkan ketika mendampingi orang sakaratul maut :

1.    Mentalqinkannya, yakni membimbing seseorang tersebut untuk membaca “ La ilaha illallah." Hal itu sebagaimana dalam hadits berikut :
Dari Abu Sa'id al-Khudri, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Ajarkanlah orang-orangmu yang akan meninggal membaca La ilaha illallah!" (HR. Muslim, Abu Daud dan Turmudzi)
2.    Menghadapkan orang tersebut ke arah kiblat dan dalam kondisi berbaring pada sisi tubuh yang kanan.
3.    Membacakan Surah Yasin.
4.    Bila seseorang sudah meninggal, tutupkan kedua matanya.
5.    Menutup tubuhnya agar tidak terlihat orang lain
6.    Menyegerakan perawatan dan pemakaman jenazah.
7.    Segera menyelenggarakan pemakamannya, bila telah diyakini kematiannya. 
8.    Segera melunasi utang orang yang meninggal.
Semoga informasi diatas dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi kita semua.

Loading...
Previous
Next Post »