Alasan Kenapa Kita Dilarang Durhaka Kepada Kedua Orang Tua

Jika ditanyakan siapakah orang pertama yang Anda sayangi di dunia ini, pastilah kebanyakan orang akan menjawab orang tua. Ya, pada orang tua kitalah Allah menitipkan tanggung jawab besar untuk merawat dan mendampingi kita hingga dewasa. Namun sayangnya, balasan yang didapatkan orang tua tak selalu manis, karena ada sebagian anak yang entah disengaja atau tidak justru membuatnya sakit hati. Padahal durhaka pada orang tua merupakan satu perbuatan yang sangat diharamkan islam, bahkan ada banyak ancaman akan diterima akibat perbuatan tersebut.

Bentuk-bentuk durhaka pada orang tua

Mungkin tak semua orang tahu bahwa ada banyak bentuk durhaka pada orang tua, yang diantaranya :
1.    Menyakiti orang tua, baik berupa perkataan maupun perbuatan
2.    Mengatakan “ah”dan tidak menuruti panggilan orang tuanya
3.    Membentak/ menghardik orang tua
4.    Bakhil atau pelit pada orang tua, padahal orang tuanya sangat membutuhkan. Kalaupun memberi, itupun dilakukan dengan perhitungan
5.    Merendahkan orang tua, cemberut dan tidak menyenangkan orang tua
6.    Memerintah orang tua sebagaimana pembantu
7.    Menjelek-jelekkan orang tua atau mencemarkan nama baik orang tua di hadapan orang banyak
8.    Lebih mendahulukan taat kepada istri daripada orang tua
9.    Tidak mengakui orang tuanya karena merasa malu
Banyaknya bentuk durhaka kepada orang tua diatas membuat kita patut hati-hati dan waspada, karena bisa jadi secara sengaja maupun tidak kita pernah membuat hati orang tua merasa sakit hati.
Ancaman bagi Anak yang Durhaka kepada Orang tua

1.    Termasuk dosa yang paling besar

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda : Maukah aku beritahukan kepadamu sebesar-besar dosa yang paling besar, tiga kali (beliau ulangi). Sahabat berkata, ‘Baiklah, ya Rasulullah’, bersabda Nabi. “Menyekutukan Allah, dan durhaka kepada kedua orang tua, serta camkanlah, dan saksi palsu dan perkataan bohong”. Maka Nabi selalu megulangi, “Dan persaksian palsu”, sehingga kami berkata, “semoga Nabi diam” (Hadits Riwayat Bukhari 3/151-152)

2.    Termasuk perbuatan yang diharamkan oleh Allah ST

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kamu, durhaka pada ibu dan menolak kewajiban, dan minta yang bukan haknya, dan membunuh anak hidup-hidup, dan Allah membenci padamu banyak bicara, dan banyak bertanya demikian pula memboroskan harta (menghamburkan kekayaan)” (Hadits Riwayat Bukhari )

3.    Tidak akan bisa masuk surga

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak masuk surga anak yang durhaka, pe,imu, khamr (minuman keras) dan orang yang mendustakan qadar” (HR. Ahmad 6/441)

4.    Mendapatkan azab Allah di dunia

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Dua perbuatan dosa yang Allah cepatkan adzabnya (siksanya) di dunia yaitu berbuat zhalim dan al’uquq (durhaka kepdada orang tua)” (Hadits Riwayat Hakim 4/177)

5.    Tidak akan dilihat Allah di Surga

 Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ada tiga golongan yang tidak akan masuk surga dan Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat yakni anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki dan kepala rumah tangga yang membiarkan adanya kejelekan (zina) dalam rumah tangganya” (HR. Hakim, Baihaqi, Ahmad 2/134)
Setelah mengetahui besarnya bahaya akibat durhaka pada orang tua diatas, pastinya Anda akan berusaha menyayangi dan melindungi orang tua dengan ikhlas semata karena Allah SWT.

Loading...
Previous
Next Post »
loading...