Aksi Super Damai 212, Bertabur Keajaiban dan Kebahagiaan

Aksi super damai 212, entah kenapa hingga kini saya masih belum bisa move on dari keindahan yang disajikannya. Meski saya tidak hadir secara langsung disana, tapi hati dan jiwa saya sungguh berada disana. Sebelum hari itu tiba, hati saya merasakan was-was dan takut jika acara besar ini bakal mengalami kendala. Lebih was-was lagi manakala ada berita jika Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengeluarkan maklumat yang berisi larangan demo 2 Desember 2016. Bahkan ada kabar jika bus-bus juga dilarang mengangkut peserta aksi super damai 212. Ya Allah, berikan pertolonganmu, hanya itu yang terus saya lantunkan dalam shalat.
Berhari-hari pikiran saya tidak menentu dan hal itu membuat saya tidak konsentrasi lagi melakukan apapun.  Saya terus berusaha memantau kabar terbaru dari panitia GNMF-MUI, hingga akhirnya pada hari minggu, 27 November 2016 kemarin, saya mengunjungi Masjid Al Falah untuk menghadiri Tabligh Akbar menuju 212. Belum hadir di acaranya saja, saja sudah merasakan aura positif itu bagaimana jika saya berkesempatan hadir di Jakarta. (Subhanallah banget pastinya)
Hingga akhirnya, kabar baikpunpun muncul, tapi berdasarkan kesepakatan bersama aksi super damai ini akan diselenggarakan di Monas. Tidak mengapa, karena dimanapun lokasinya saya yakin tak akan mengurangi esensi dari acara tersebut. Rasanya saya sudah tidak sabar untuk segera menyaksikan hari indah itu. Dari acara itu dimulai, saya terus memantau melalui berbgai media yang ada. Acara shalat yang khusu’, doa yang menggetarkan hati, dan ceramah yang membakar semangat, Masya Allah…. (Sungguh tak bosan untuk terus mengulang tayangan tersebut via youtube)
Tidak hanya itu saja, ternyata ada banyak cerita indah dan keajaiban yang terjadi pada Aksi super damai 212 tersebut. Disini saya akan menuliskannya sebagai kenangan untuk diri saya atau anak cucu saya kelak, yakni :

1.    Hidangan melimpah ruah

Berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk menjamu peserta aksi super damai yang jumlahnya 7 juta lebih? Ternyata dalam aksi tersebut, peserta tidak perlu menghawatirkan masalah makan, minum, atau cemilan karena semua tersaji dengan lengkap dan melimpah ruah. Masya Allah… pertolongan Allah sungguh nyata! Mungkin Anda bertanya, bagaimana makanan bisa melimpah ruah dalam acara tersebut? Mengenai masalah ini, ternyata Allah sudah memberikan jawaban dalam Al Quranul kariim, yang artinya : 
"Ya Tuhan Kami, turunkanlah kiranya kepada Kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi Kami yaitu orang-orang yang bersama Kami dan yang datang sesudah Kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau. Beri rezekilah Kami. Dan Engkaulah pemberi rezki Yang Paling Utama." (Qs. Al-Maidah [5]: 114)

2.    Aroma harum semerbak

Munculnya aroma harum semerbak sempat mengagetkan beberapa peserta aksi. Namun ternyata ada banyak peserta yang mengamini kejadian tersebut.

3.    Dihadiri berbagai kalangan

Aksi super damai ini dihadiri oleh jutaan orang dari berbagai kalangan yang berasal dari seluruh penjuru kota di Indonesia. Ada artis, dokter, ustad, bahkan sahabat-sahabat yang (maaf) memiliki keterbatasan fisik justru bersemangat ikut ABI Super damai 212 (sungguh saya iri, Ya Rabb..)

4.    Sedekah yang dibalas langsung oleh Allah di Dunia

Ada banyak pedagang yang hadir di acara aksi super damai 212, tapi mereka bukan untuk berdagang melainkan menggratiskan dagangannya untuk para mujahid. Yang mengejutkan adalah, sedekah beberapa pedagang tersebut justru dibalas langsung oleh Allah SWT. Karena ada beberapa pedagang yang mengaku diberikan uang jutaan oleh orang yang tidak mereka kenal (sekali lagi, Allahu Akbar!)

5.    Keinginan yang Langsung Dipenuhi oleh Allah

Cerita lain yang tak kalah seru dan mengharukan dalam ABI Super damai 212 ini adalah terpenuhinya hampir semua keinginan beberapa peserta aksi, sebagaimana yang diceritakan oleh Mbak Nanik S. Deyang.

6.    Tidak Boleh Aksi di HI, Eh Peserta membludak hingga ke HI

Aksi Super damai 212 bisa jadi merupakan peristiwa aksi terbesar sepanjang sejarah dunia, karena peserta aksi 212 meluber sampai ke Bundaran HI, jalan Jenderal Sudirman, jalan MH Thamrin, daerah sekitar Tugu Tani, Kwitang, sampai Cempaka Putih Jakarta Pusat. (Lagi-lagi, Masya Allah karena Allah Maha Berkehendak dan siapapun tak aka nada yang bisa menghalanginya)

7.    Kehadiran Presiden dan wakilnya

Meski tidak diharapkan lagi, namun ternyata ada kejutan dari Allah yang sudah menghadirkan Presiden dan Wapres serta beberapa anggota Kabinet untuk ikut Jum'atan bersama umat bahkan naik panggung untuk memberi sambutan

8.    Cuaca yang dingin dan bertabur rahmat

Selama aksi berlangsung, cuaca sangat bersahabat karena sejuk dan sesekali ada hujan gerimis. Kemudian turun hujan yang mensucikan peserta ABI 3. Sungguh bertabur rahmat dari Allah.
Selain keajaiban dan keindahan yang saya sebutkan diatas, tentu masih banyak sekali keajaiban lainnya yang tak sempat saya abadikan disini. Semoga sedikit informasi diatas dapat melecut semangat kita untuk terus berjuang membela Al Quran kita, Agama kita dan juga Negara kita.

Loading...
Previous
Next Post »
loading...