Ulama Pewaris Nabi, Ini 5 Bahaya Memusuhi Ulama

CintaPutihZahraa - Terdapat hadits nabi yang menyebutkan jika Al-ulama waratsatul anbiya, yang artinya : Ulama adalah pewaris para nabi. Begitu pentingnya kedudukan ulama, bahkan sampai disebutkan jika ulama merupakan cahaya yang menerangi ummat dengan ilmunya. Wafatnya ulama dianggap sebagai satu musibah besar, bahkan Al Quran menyebutnya sebagai kehancuran dunia. Namun sayangnya, dijaman yang penuh fitnah ini, ada sebagian manusia yang kerjanya membully, memfitnah, menghina bahkan memusuhi ulama. Padahal kalau mereka mengetahui betapa mulianya kedudukan seorang ulama dalam islam, niscaya mereka akan merasa takut untuk berbuat dzolim pada Ulama. Benarkah Rumah Tusuk Sate Membawa Sial Bagi Penghuninya?
ilustrasi menghina ulama/ngelmu.id

Nah, agar kita semakin cinta dan hormat pada ulama, disini kita akan membagikan informasi tentang bahaya yang akan menimpa ketika seseorang memusuhi ulama, diantaranya :

1.    Memusuhi ulama sama saja memusuhi Allah dan Rasul-Nya

”Sesiapa memusuhi Allah (dengan mengingkari segala petunjuk dan perintah-Nya)dan memusuhi malaikat-malaikat-Nya dan Rasul-Rasul-Nya,memusuhi malaikat jibril dan mikail(maka akan disiksa oleh allah)karena sesungguhnya Allah adalah musuh bagi orang – orang kafir.’’(QS Al-Baqarah:98) Ternyata Rezeki Ada Tingkatannya Lho! Kira-kira Manakah Rejekimu?

2.    Menghina ulama sama artinya mengumumkan perang kepada Allah.

Diriwayatkan Al-Imam Al-Bukhari -rahimahullah- dari Abu Hurairah –radhiyallohu ‘anhu- : Dari Abu Hurairah”Sesungguhnya Allah ta’ala telah berfirman : ‘Barang siapa memusuhi wali-Ku, maka sesungguhnya Aku menyatakan perang terhadapnya… [HR. Al Bukhari] Tips dan Cara Memasak Ceker yang Nikmat dan Empuk hingga ke Tulang

3.    Dianggap kafir sesudah beriman

Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. [at-Taubah/9 : 65]

4.    Disebut munafik dan diancam balasan yang pedih

(Orang-orang munafik) yaitu orang-orang yang mencela orang-orang mu’min yang memberi sedekah dengan sukarela dan (mencela) orang-orang yang tidak memperoleh (untuk disedekahkan) selain sekedar kesanggupannya, maka orang-orang munafik itu menghina mereka. Allah akan membalas penghinaan mereka itu, dan untuk mereka adzab yang pedih. [at-Taubah/9 : 79].

5.    Hilangnya keberkahan hidup hingga mati tanpa membawa iman

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda
“Akan datang satu zaman atas umatku dimana mereka lari (menjauhkan diri) dari (ajaran dan nasihat) ulama’ dan fuqaha’, maka Allah Taala menimpakan tiga macam musibah atas mereka, yaitu : hilangnya keberkahan rezeki, diangkatnya penguasa dzalim, dan meninggal tanpa membawa iman.
Mengingat besarnya bahaya menghina dan melecehkan ulama, selayaknya kita harus menghormati dan memuliakan para ulama kita.
Tags :  dalil menghina ulama, larangan menghina ulama, hadits tentang memuliakan ulama, daging ulama beracun, nusron wahid menghina ulama, hadits mencela ulama, nusron menghina ulama, guru dari imam syafi'i yang sangat beliau hormati adalah

Loading...
Previous
Next Post »
loading...