Inilah Alasan Mengapa Seorang Muslim Wajib Menjaga Lisan dan Tangannya

Cinta Putih Zahraa - Seringkah Anda melihat kejadian di sekitar yang tiba-tiba menjadi viral di media social? Tidak mengapa jika hal itu bermanfaat dan bisa menginspirasi orang lain untuk menjadi lebih baik lagi. Tapi bagaimana jika hal itu merupakan aib yang bisa mencelakakan atau merusak kehormatan orang lain, seperti : karena tidak suka, lalu seseorang mendebat saudaranya dan memfoto/merekam kejadian tersebut dan langsung menguploadnya ke media social yang akhirnya menjadi ajang saling hujat, memposting foto/video kecelakaan padahal aurat saudara kita terbuka, memfoto atau merekam saudara kita yang sedang emosi/marah/bertengkar, atau yang lainnya.  Bukan sekedar ikut mem-viralkan, karena seringkali seseorang ikut berkomentar dengan hujatan, hinaan, cacian atau bahkan kata-kata yang buruk lainnya. Padahal bisa jadi yang diperlakukan tidak menyenangkan tersebut adalah saudara sesama muslim, lalu kenapa begitu mudah tangan kita memviralkan dan lidah kita berkomentar buruk? Bukankah seorang muslim wajib menjaga lisan dan tangannya, jika demikian, apakah kita layak disebut muslim yang sempurna?  Awas! 6 Kesalahan Saat Memakai Celana Dalam Ini Bisa Ganggu Kesehatanmu
bahaya lisan dan tangan/http://www.vita.it
Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang muslim adalah seseorang yang orang muslim lainnya selamat dari ganguan lisan dan tangannya” (HR. Bukhari no. 10) Doa Belum Dikabulkan Di Dunia? Jangan Sedih, Ini Balasan Indah Untukmu Di akhirat
Disebutkan pula dalam hadits lain, yang artinya :
 “Ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapakah orang muslim yang paling baik ?’Beliau menjawab, “Seseorang yang orang-orang muslim yang lain selamat dari gangguan lisan dan tangannya”. (HR. Muslim no.64)
Menjaga lisan dan tangan kita adalah satu kewajiban yang harus tetap diingat sampai kapanpun. Agar kita semakin ringan melakukannya, simak alasan mengapa kita wajib menjaga lisan dan tangan sebagaimana dijelaskan dalam Al Quran dan Hadits, berikut ini :

•    Kita diperintahkan untuk selalu berkata benar

Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu sekalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki amalan-amalanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Barangsiapa mentaati Allah dan RasulNya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenengan yang besar” [Al-Ahzab : 70-71]

•    Kita tidak boleh berprasangka, mencari-cari kesalahan orang lain dan menggunjing

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka itu adalah dosa. Janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah kamu sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Tentu kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang” [Al-Hujurat : 12]

•    Malaikat selalu siap mencatat apa yang kita prasangkakan dalam hati maupun ucapan

Allah juga berfirman. “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk disebelah kanan dan yang lain duduk disebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadirs” [Qaf : 16-18]

•    Menyakiti orang mukmin yang tidak bersalah sama artinya memikul kebohongan dan dosa yang nyata

“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mu’min dan mu’minat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesunguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata” [Al-Ahzab : 58]

•    Larangan mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui kebenarannya

Allah Azza wa Jalla berfirman. “Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawaban” [Al-Israa : 36]

•    Dosa mencela membuat seseorang menjadi orang yang bangkrut di akhirat

Dari Abu Hurairah Rasulullah bersabda.  “Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut ? Para sahabat pun menjawab, ‘Orang yang bangkrut adalah orang yang tidak memiliki uang dirham maupun harta benda. ‘Beliau menimpali, ‘Sesungguhnya orang yang bangkrut di kalangan umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa dan zakat, akan tetapi, ia juga datang membawa dosa berupa perbuatan mencela, menuduh, memakan harta, menumpahkan darah dan memukul orang lain. Kelak kebaikan-kebaikannya akan diberikan kepada orang yang terzalimi. Apabila amalan kebaikannya sudah habis diberikan sementara belum selesai pembalasan tindak kezalimannya, maka diambillah dosa-dosa yang terzalimi itu, lalu diberikan kepadanya. Kemudian dia pun dicampakkan ke dalam neraka”. (HR. Muslim no. 2581)

•    Suka menghina saudara sesama muslim dikategorikan sebagai orang yang buruk

Dari Abu Hurairah, yang akhirnya berbunyi. “Cukuplah seseorang dikatakan buruk jika sampai menghina saudaranya sesama muslim. Seorang muslim wajib manjaga darah, harta dan kehormatan orang muslim lainnya” (HR. HR. Muslim no. 2564)
Setelah mengetahui beberapa alasan mengapa kita wajib menjaga lisan dan tangan diatas, pastinya kita bisa menjadi muslim yang lebih baik lagi. Semoga Allah berikan keselamatan pada kita dari dosa lisan dan tangan. Aamiin..

Tags : hadits tentang menjaga lisan dan tangan, hadits tentang muslim sejati, muslim yang sempurna, muslim yang selamat, hakikat muslim, hakikat mukmin sejati, hadits menjaga lisan dan perbuatan, cara menjaga lisan agar tidak menyakiti orang lain

Loading...
Previous
Next Post »
loading...