Waspadai Dayuts di Zaman Modern

Dayuts, apakah itu? Dayuts adalah lelaki yang tidak mempunyai rasa cemburu terhadap istrinya. Perbuatannya dinamakan diyatsah. Di zaman serba modern ini, diyatsah menjadi hal yang lumrah. Suami membiarkan aurat istrinya terbuka tanpa rasa cemburu atau khawatir, membebaskan istrinya bergaul dengan lelaki yang bukan muhrimnya, dan lain sebagainya. Padahal dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda bahwa ada tiga orang yang tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat, salah satunya Dayuts.
 “Ada tiga orang yang tidak akan dilihat Allah pada hari kiamat: orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang meniru gaya laki-laki, dan dayuts.” (HR. An Nasa’i dan Ahmad)


Lelaki yang tidak cemburu pada istrinya (Dayuts) tidak akan dilihat Allah di hari kiamat, karena cemburu yang dimaksudkan disini adalah cemburu karena Allah. Seorang suami sangat bertanggung jawab atas istrinya, sedangkan Allah sudah menetapkan aturan terhadap istri. Karena itu, tidak ada alasan apapun yang membuat kita boleh melanggarnya. Nah, mengenai dayuts di jaman modern ini, kita bisa menjumpai dengan mudah bentuk perbuatan diyatsah (sikap laki-laki yang tidak cemburu pada istrinya), diantaranya :

Membiarkan aurat istrinya terbuka

Salah satu aturan Allah pada wanita adalah menutup aurat. Hal itu adalah wajib dan sudah jelas aturannya, jadi tidak perlu ditawar-tawar lagi.
Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kehormatannya; janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) tampak padanya. Wajib atas mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya. (QS an-Nur [24]: 31).
Yang boleh terlihat dari wanita adalah telapak tangan dan mukanya, selain itu haruslah ditutupi, termasuk rambut yang saat ini dinobatkan sebagai mahkota wanita. Bukan hanya rambut, semua yang ada pada diri wanita adalah perhiasan, karena itu wajib dilindungi. Jadi, apabila ada laki-laki yang membiarkan istrinya tidak menutup aurat dengan sempurna, maka dia termasuk sudah berbuat diyatsah dan layak disebut dayuts.

Mendiamkan Istrinya mengumbar aurat di media social atau internet

Saat ini, kita bisa melihat banyak wanita yang narsis memajang foto atau video tampak aurat di internet atau media social. Mereka seolah merasa bangga atau bahagia ketika pujian dan sanjungan dilontarkan oleh teman atau sahabat mayanya. Padahal, tidak semua pengagum tersebut merupakan wanita, ada juga lelaki. Tidakkah ada rasa cemburu ketika wajah atau tubuh istri Anda dinikmati lelaki di seluruh dunia? Sifat laki-laki tersebutlah yang termasuk laki-laki dayuts.

Membebaskan istrinya ikhtilath

Salah satu dayuts di zaman modern ini adalah suami yang membiarkan istrinya melakukan ikhtilath tanpa cemburu, melarang atau menasihatinya. Ikhtilath adalah berkumpulnya beberapa wanita dan laki-laki yang bukan mahramnya di satu tempat, yang memungkinkan terjadinya interaksi diantara mereka, misalnya bercakap-cakap, pandangan mata, atau isyarat. Saat ini, kita bisa jumpai banyak komunitas sesama hobi atau pertemanan yang didalamnya wanita dan laki-laki bercampur-baur menjadi satu.

Suami yang mengeksploitasi istrinya

Hanya karena alasan ekonomi, seorang suami rela mengeksploitasi istrinya sendiri dengan suami menyuruh istrinya ikhtilath, memancing syahwat, melakukan pekerjaan yang mengumbar aurat, dan lain sebagainya. Laki-laki semacam itulah yang termasuk dayuts.

Mendiamkan saja istrinya berzina

Salah satu contoh lelaki dayuts di zaman modern ini adalah lelaki yang mendiamkan saja istrinya berzina. Berzina disini bukan berarti melakukan perbuatan zina di depan mata, namun perbuatan yang mendekati atau mendorong pada perbuatan zina, misalnya : membiarkan istrinya bergaul dengan laki-laki lain, pergi ke tempat maksiat, bebas keluar rumah tanpa mahram, dan perbuatan lain yang kemudian menjadi sarana bagi istrinya melakukan perbuatan zina. Naudzubillah…
                                                Curahan Hati Istri untuk Suami yang Pencemburu
Semoga saja para suami diberikan kekuatan dan iman agar mampu menjadi suami yang sholeh dan bertangungjawab kepada Allah SWT serta terhindar dari perbuatan diyatsah dan sebutan dayuts.

Loading...
Previous
Next Post »
loading...