Gengsi, Penyakit Hati yang Banyak Disukai

Gengsi merupakan salah satu penyakit yang seharusnya tidak dipelihara, karena hanya menyesakkan dada, membuat hati terasa tertekan, membuat dunia terasa sempit, dan yang pasti membuat sulit mengucap syukur. Gengsi itu sangat mahal, karenanya tak heran jika banyak orang menjadi miskin, tidak punya teman/pasangan hanya karena membela gengsi.
Bagaimana tidak, lihat temannya punya gadget baru, hati terasa gatel ingin beli gadget yang sama/bahkan lebih bagus lagi. Melihat teman kantor jalan-jalan dan makan-makan di tempat mahal, memaksanakan diri buat mengikutinya padahal uang yang dimiliki juga pas-pasan. Melihat temannya naik mobil, diapun tak mau kalah buat menunjukkan bahwa dia juga bisa naik mobil meskipun mobil dinas atau mobil rental. Dalam hatinya, yang penting terlihat kaya, lebih hebat, dan WOW dihadapan orang lain.
Orang yang memiliki penyakit gengsi akan rela melakukan berbagai cara agar keinginannya tercapai. Tak peduli bagaimana caranya, yang penting  jangan sampai kalah dengan orang lain, dan harus terlihat “lebih” dihadapan orang lain. Betapa menderitanya hidup dengan memelihara gengsi. Gengsi membuat seseorang mendahulukan keinginan dibandingkan kebutuhan, gengsi juga membuat orang memaksakan diri tanpa melihat kemampuan, bahkan gengsi juga membuat orang buta karena lebih mengikuti pandangan orang tanpa memikirkan kebaikan dan keburukannya.
Ingat kawan, harusnya kita sadar bahwa setiap orang dilahirkan dengan kepribadian, kemampuan, dan rejeki yang berbeda. Tidak perlu iri pada orang lain, tidak perlu pula berlomba-lomba hanya demi terlihat sama atau lebih hebat dari yang lain. Gengsi hanya akan membawamu menjadi pribadi yang ikut-ikutan, sibuk dengan hal-hal yang seharusnya tidak kamu pikirkan. Jika kamu terus memelihara dan menuruti gengsi, dijamin hidupmu tidak akan tenang.
Dari sini bisa disimpulkan bahwa gengsi termasuk penyakit hati yang berbahaya, karena mengantarkan seseorang pada sifat cinta dunia. Gengsi muncul karena hati sudah terpaut dan jatuh cinta pada dunia. Orang yang memiliki sifat gengsi biasanya menjadikan dunia sebagai tolak ukur kemuliaan. Padahal apalah artinya mengejar kemuliaan di hadapan manusia jika di hadapan Allah hanyalah kesia-siaan?
Ingatlah pesan Rasulullah Saw., “Demi Alloh, bukan kemiskinan yang aku khawatirkan akan menimpa diri kalian. Akan tetapi, aku kahwatir jika dunia ini dibentangkan untuk kalian sebagaimana ia dibentangkan untuk orang-orang sebelum kalian sehingga kalian berlomba sebagaimana mereka berlomba, dan akhirnya kalian hancur sebagaimana mereka hancur.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Gengsi, apapun alasannya tetaplah harus bisa kita kendalikan. Jangan biarkan gengsi menguasai diri dan hati kita, tapi lawanlah dengan rasa syukur yang besar atas apapun yang Allah anugerahkan kepada kita. Semoga bermanfaat buat kita semua ya…


Loading...
Previous
Next Post »
loading...