Loading...

Bikin Sedih! Ini 5 Masalah Dengan Ipar yang Mengganggu Rumah Tangga

Cinta Putih Zahraa - Selain mertua, ternyata ada saja masalah lain yang kadang menggoyang pernikahan, salah satunya ipar. Memang benar, jika pernikahan itu bukan hanya menyatukan dua anak manusia, tapi juga dua keluarga. Akan tetapi hal ini tidaklah mudah, karena semakin banyak kepala maka akan semakin susah pula menyatukan isinya. Nah, untuk masalah ipar sendiri, adakalanya kehadiran ipar itu semakin mendukung dan menguatkan pernikahan, namun adapula yang justru memicu pertengkaran bahkan mengancam keutuhan pernikahan. Alasan itulah yang membuat kita tidka boleh menganggap sepele kehadiran ipar dalam pernikahan. Jangan Takut Menikah, Apalagi Hanya Karena Kamu Belum Mapan
hadapi Ipar/www.youtube.com
Sebagai antisipasi bagi Anda yang belum atau hendak menikah, sebaknya kenali beberapa masalah dengan ipar yang kadang membuat rumah tangga terganggu dan tentu saja cara mengatasinya. Penasaran, simak aja penjelasannya berikut ini : Doa Agar Mampu Melunasi Utang dan Terlepas dari Kemiskinan

1.    Ipar merasa paling tahu tentang pasangan Anda

Memang benar ipar adalah saudara kandung yang tentunya memiliki ikatan emosional kuat dengan pasangan Anda. Akan tetapi bukan berarti ia bebas melakukan apa saja dan bebas memutuskan apa saja di rumah Anda. Jika hal ini dibiarkan, maka lama-kelamaan peran Anda akan diabaikan. Tidak hanya membuat BETE, tapi lama kelamaan juga bisa memicu pertengkaran.

2.    Ipar yang suka mengadu domba

Kadangkala sikap tegas Anda dianggap sebagai sesuatu yang salah oleh ipar. Akibatnya ia mengadu domba Anda dengan pasangan.  Menghadapi masalah ini, tentu saja pasangan Anda harus tetap bijak dan menghadapinya dengan kepala dingin. Namun sayangnya, kadangkala karena ikatan keluarga lebih kuat sehingga ia lebih memihak pada keluarganya dan memilih menegur/menuduh pasangannya. Namun kalaupun suami/isteri lebih memihak pada pasangannya, bukan berarti masalah ini clear karena bisa jadi hubungan persaudaraan justru makin runyam.

3.    Ipar yang suka gosipin keluarga Anda

Siapa sich yang tidak jengkel ketika tahu digosipin yang enggak-enggak dibelakang, apalagi oleh ipar sendiri. Kadang karena rasa tidak suka atau tidak puas dengan Anda, ipar tega menjelek-jelekkan Anda dihadapan keluarga atau tetangga. Memang tidka mudah untuk bisa memuaskan orang lain, yang harus Anda lakukan adalah cukup membuktikan bahwa Anda tidak sejelek yang dituduhkan. Tidak perlu mencari pembenaran dengan klarifikasi ini itu, cuek saja dan tunjukkan kalau Anda baik-baik saja dan selalu hapy.

4.    Ipar yang suka ikut campur urusan anak

Sebagai orang tua, Anda tentu memiliki prinsip dan kebijakan sendiri dalam urusan mendidik dan mengasuh anak. Akan tetapi, kadangkala karena merasa lebih tua dan lebih tahu tentang urusan anak, maka ipar merasa berhak ikut campur untuk urusan anak Anda. Hal ini tentu membuat kesal, apalagi jika yang Anda lakukan selalu dianggap salah dan hanya dia yang paling benar. 

5.   Ipar hidup serumah Anda Anda

Hidup berdua saja kadangkala ada saja percekcokan, apalagi ada orang ketiga (termasuk saudara ipar) dalam rumah tangga. Sebenarnya tidak masalah, akan tetapi kadangkala ada masalah yang bikin Anda baper, misalnya : ketika pasangan Anda memberikan bantuan kepada saudara ipar secara diam-diam, pasangan Anda lebih terbuka dengan saudaranya dibandingkan dengan Anda, pasangan Anda lebih mendengar dan menurut pada saudaranya, dan masih banyak yang lainnya. Hem, pasti gemez bangeet!

Cara Mengatasi Saudara ipar yang suka ikut campur dalam urusan rumah tangga

Siapapun pasti merasa BETE ketika rumah tangganya yang adem ayem mendadak jadi panas gara-gara kehadiran seseorang, meskipun itu saudara. Untuk itu, pastikan pasangan suami isteri saling memiliki komitment yang kuat untuk selalu menjalankan aturan bersama. Jadi, siapapun orang ketiga yang ada di rumah Anda, baik itu mertua, ipar, asistent rumah tangga atau yang lainnya tidak boleh ikut campur dalam urusan mengatur ataupun ambil keputusan. Urun pendapat boleh saja, tapi tetap Anda dan suamilah yang harus mengambil keputusan. Hal ini akan semakin imbang ketika Anda dan suami juga tidak suka ikut campur dalam urusan pribadi keluarga orang lain, termasuk keluarga saudara ipar.

Loading...
Previous
Next Post »
loading...