Ajarkan 7 Hal Penting Ini Agar Anak Terhindar dari Penculikan

Cinta Putih Zahraa - Maraknya kasus penculikan anak membuat para orang tua merasa ketar-ketir, terutama ketika anak jauh dari jangkauan. Seperti yang kita tahu dari berita yang beredar, para penculik sangat nekat melancarkan aksinya, bahkan ditempat yang seringkali kita anggap aman untuk anak-anak, misalnya : sekolah, masjid, dan lainnya. Hem, semakin mengerikan sekali, bukan? Selain memastikan anak selalu aman, sebagai orang tua Anda tetap wajib mengajarkan anak tentang beberapa hal penting agar mereka terhindar dari penculikan. Apa sajakah hal penting yang wajib diajarkan pada anak untuk mencegah dari kejahatan penculik? Agar lebih jelasnya, simak langsung informasinynya berikut ini : Lagi Marak Penculikan Anak? Terapkan 7 Cara Hindari Penculikan Anak 
  penculikan anak/www.tsismosaonline.com

1.    Menolak dan terima kasih

Salah satu hal penting yang bisa Anda ajarkan kepada anak agar terhindar dari penculikan adalah menolak dan terima kasih. Ajarkan tentang cara menolak secara halus ajakan atau tawaran orang yang dia kenal maupun tidak dikenal, misalnya : terima kasih, maaf saya sudah punya (jika ditawarkan benda/makanan), atau "terima kasih, maaf saya tidak boleh kemana-mana (ketika diajak pergi)", dan lainnya. Karena beberapa penculik seringkali menggunakan modus menawarkan makanan atau mainan kesukaan anak-anak.  Kesalahan-Kesalahan yang Sering Dilakukan Suami Saat Poligami

2.    Biasakan untuk minta ijin

Hal penting lainnya yang wajib diajarkan pada anak adalah meminta ijin. Jadi kemanapun atau apapun keputusan yang diambil, ajarkan anak untuk meminta ijin kepada orang tuanya/orang yang bertanggung jawab (misalnya, guru) lebih dulu. Jadi, ketika penculik hendak mengajak atau memberikan sesuatu pada anak, mereka tidak akan serta merta mau menerima atau mengiyakan, tapi harus minta ijin dulu sama Anda sebagai orang tuanya.

3.    Menjaga rahasia

Kebanyakan anak memiliki sifat lugu dan polos, itulah yang membuat para penculik mudah melancarkan aksinya. Ajarkan pada anak untuk tidak mudah sok akrab pada orang yang tidak dikenal, apalagi sampai menceritakan identitas diri dan keluarganya pada orang tersebut.

4.    Tidak boleh jauh dari pengawasan orang tua/penanggungjawab

Agar terhindar dari penculikan, selalu tanamkan pada anak agar tidak jauh dari jangkauan orang tua atau pengawas, misalnya : guru. Karena anak yang tidak dalam pengawasan itulah yang menjadi sasaran empuk mereka. Jadi, dimanapun mereka berada, pastikan mereka berada dalam pandangan orang tua/pengawasnya.

5.    Ajarkan untuk selalu waspada

Namanya anak-anak, mereka mudah sekali terlena atau bahkan kurang waspada, padahal itu bisa menjadi alasan bagi penculik untuk melancarkan aksinya. Untuk itu, ingatkan anak untuk selalu waspada dengan kondisi sekitar dan larang dia untuk melakukan hal-hal yang dapat mengurangi kewaspadaan, missal : larang mereka main gadget saat diluar/ketika berjalan.

6.    Ajarkan untuk meminta tolong

Ajarkan pada anak untuk segera minta tolong ketika ada yang memaksa atau berlaku kasar padanya.  Minta padanya untuk berteriak atau menarik perhatian orang agar mengetahui bahwa dirinya dalam bahaya.

7.    Ajarkan ilmu bela diri

Meski masih kecil, tapi tidak ada salahnya mengajarkan anak tentang teknik bela diri. Tapi tetap ingatkan pada anak agar tidka menyalahgunakan kemampuannya tersebut, tapi khusus untuk melindungi diri dari kejahatan, salah satunya : penculik.
Dengan mengajarkan 7 hal penting diatas, diharapkan anak-anak kita selalu terlindung dari kejahatan penculik. Oiya satu lagi, jangan lupa untuk mengajarkan anak membaca doa perlindungan diri dimanapun berada. Semoga anak-anak kita dijauhkan dari segala mara bahaya ya! Aamiin..

Tags : berita penculikan anak yang diambil organ tubuhnya, berita penculikan anak yang dijadikan bakso urat, video penculikan anak, penculikan anak sekolah, penculikan anak dijadikan bakso, berita penculikan anak di depok, penculikan anak di cirebon, kasus penculikan anak dibawah umur
loading...
Previous
Next Post »