Hindarkan Diri dan Keluarga Dari Tathoyyur

Duh, kalau (hari, bulan) tertentu aku nggak boleh keluar rumah jauh-jauh, karena bisa mendapat kesialan
Idih, mulutku kok kedutan ya, pasti ada yang lagi menggosipkan aku!
Eh Hati-hati loh kalau kejatuhan cicak, bisa sial/apes
Dan masih banyak persangkaan-persangkaan lainnya……

Pasti diantara kita pernah mengalami suatu kejadian, entah itu menyenangkan maupun menyedihkan, mujur atau sial, gembira atau menyedihkan. Namun sayangnya, ada beberapa dari kita yang menghubungkan/menganggap suatu kesialan yang kita alami tersebut akibat adanya sesuatu tempat, barang, seseorang, dan lain sebagainya.  Itulah yang dinamakan Tathoyyur. (Tips mudah membersihkan noda coretan di dinding)
“Bukanlah dari golongan kami siapa saja yang merasa sial atau meminta diramalkan kesialannya atau menenung atau minta di tenungkan atau menyihir atau minta disihirkan” (Riwayat-Tahbrani)
Tathoyyur atau thiyaroh diartikan sikap menanggap suatu kesialan karena adanya sesuatu. Kebiasaan menyangkakan/menyandarkan suatu kejadian pada kejadian lain yang tidak mempunyai hubungan sebab akibat merupakan takhayul dan perbuatan tathoyyur. Hal itu snagatlah berbahaya, karena lebih dekat dengan kesyirikan. Karena pada dasarnya semua kejadian yang menimpa kita merupakan ketetapan Allah, dan tidak ada kaitannya dengan apapun. (Penguat Hati Ketika Ujian Menerpa)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,“Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS. Al A’raaf [7]:131)
Percayalah, tidak ada suatu kejadian yang menimpa kita, kecuali atas Ijin_Nya, sehingga ketika kemalangan, kesialan, kesakitan tengah menimpa kita, kita tidak perlu mencari kambing hitam atas semua kejadian itu. Sabar dan berpikir positiflah, karena hal itu pastilah untuk kebaikan kita sendiri. (Hati-hati dengan Tabbaruj dan ikhtilath)
Merasa paling malang, paling sial merupakan sikap yang terlalu berlebihan. Setiap manusia akan di uji dengan ujian berat atau ringan sebagai tanda cinta Allah SWT kepada hamba_Nya. Jadi jangan pernah berprasangka buruk pada ujian yang  tengah menimpa kita.(Waspadai Dayuts di zaman modern)
“Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampui batas.” (QS. Yaasiin [36]:19)

Mempercayai Tathoyyur itu Berbahaya Loh

Tathoyyur merupakan perbuatan yang dekat dengan kesyirikan dan dapat merusak tauhid.
Terdapat riwayat dari Ibnu Mas’ud rodhiallahu ‘anhu secara marfu’, “Tathoyyur adalah kesyirikan, tathoyyur adalah kesyirikan, dan tidak ada seorang pun dari kita kecuali (telah terjadi dalam dirinya sesuatu dari hal itu), akan tetapi Allah menghilangannya dengan tawakal.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
Syirik termasuk dosa yang tidak diampuni Allah SWT kecuali kita bertaubat dengan kesungguhan. Lalu bagaimana apabila kesyirikan yang kita sebarkan dipercayai dan diikuti orang lain (anak cucu kita)? Berarti kita ikut menanggung dosa (karena mereka mengikuti bertathoyyur). Na’udzubillah mindzalik. (Ibu, Jagalah Ucapanmu!)
Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa melakukan amal keburukan maka baginya dosa dan dosa orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun.” (HR. Muslim)
Tathoyyur juga membuat kita tidak selamat di akhirat kelak
“Ada tiga hal yang karena tiga perkara tersebut seseorang tidak bisa selamat satupun, yaitu menuduh, Tathoyyur dan hasud. Oleh karena itu, kalau kamu menuduh jangan kamu nyatakan, dan kalau kamu merasa sial jangan tarik (jangan gagalkan pekerjaannmu) dan kalau kamu hasud jangan lanjutkan” (HR. Thabrani)

Ketika Menghadapi Tathoyur

Siapa sich yang tidak ingin hidup tenang dan terhindar dari rasa was-was dan kecemasan? Namun sayangnya kebiasaan turun menurun (mitos) sering membuat seseorang merasa was-was dan takut. Padahal Allah begitu Penyayang pada kita semua sehingga Dia tidak menjadikan suatu tanda atau petunjuk apapun yang menggambarkan adanya kesialan atau suatu sebab yang pantas dikhawatirkan. Apabila Allah berikan tanda tersebut, pastilah manusia akan merasa dihantui kecemasan dan ketakutan dalam menjalankan aktivitas di dunia. (Malaikat yang Menjenguk Orang sakit)
Jadi apabila suatu ketika kita merasa cemas atau was-was karena mendengar atau melihat sesuatu yang merupakan Tathoyyur, ucapkanlah doa berikut :
“Ya Allah, tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali Engkau, dan tidak ada yang menolak keburukan kecuali Engkau, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Engkau.” (HR. Abu Daud dengan sanad shahih)
Dan jangan pula kita membatalkan niat atau hajat hanya karena tathoyyur, karena sama saja kita berbuat kemusyrikan. (Aneka Tips Dapur yang keren Punya)
Dari Ibnu ‘Amr, “Barangsiapa yang mengurungkan hajatnya karena tathoyyur, maka ia benar-benar telah berbuat kemusyrikan. Mereka berkata, ‘Lalu apa yang dapat menghapus itu?’ Ia berkata, ‘Hendaknya orang itu berkata, ‘Ya Allah, tidak ada kebaikan kecuali kebaikan-Mu dan tidak ada kesialan kecuali kesialan dari engkau dan tidak ada Ilah yang haq selain Engkau.'” (HR.Ahmad)
Semoga kita, keluarga kita, dan anak-anak kita terhindar dari bahaya tathoyyur dan selalu diberikan keyakinan bahwa segala sesuatu datangnya hanya dari Allah SWT.

Loading...
Previous
Next Post »
loading...